
Semuanya berawal dari Masa Orientasi Siswa.
Orang – orang berjaket merah hitam dengan kamera di tangan mereka menarik
perhatianku. Berjalan kesana kemari memotret kegiatan MOS kami. Beberapa
temanku berkata “ee hati – hati temenku yang ngantuk difoto sama kakak
Madyapadmanya itu”. Aku melihat jaket mereka kembali dan memastikan lagi. Iya,
ternyata mereka anggota ekstra yang bernamakan Madyapadma, terpampang jelas di
punggung jaketnya. Entah kenapa mereka
terlihat sangat keren. Di suatu hari saat MOS hampir berakhir mereka masuk ke
workshop (tempat paling aman saat MOS menurutku). Dengan wajah yang ramah dan
ceria mereka menyapa dan menayangkan video editan dari kegiatan MOS kami dan
membuat ruangan workshop penuh tawa sejenak. Tak henti sampai disana, mereka
anggota Madyapadma juga ikut bersama kami melakukan pendakian ke Gunung Batur.
Masih sama, mereka banyak mengambil foto kami bahkan sampai naik ke atas batu.
“wih anak-anak MP mantap keren banget perlu diapresiasi” celetuk seseorang
dibelakangku, entah itu siapa yang pasti salah satu panitia MOS. Aku pikir
hanya aku sebagai siswa baru yang kagum melihat mereka, ternyata seseorang yang
sudah satu tahun melihat mereka masih terkagum – kagum. Hmm jadi semakin
tertarik untuk masuk ekstrakurikuler Madyapadma.
Sehari
setelah mendaki, aku bersama ayahku datang ke sekolah untuk mengikuti rapat
bersama wali kelas. Wali kelasku berkata jika kita memilih ekstrakurikuler
Madyapadma pasti akan sangat sibuk. Aku melihat ayahku dan berbisik “Pah, Cokti
mau ikut ekstranya itu”. Ayahku mengangguk mempersilahkan. Saat orasi ekstra
tiba, aku paling menunggu orasi dari Madyapadma. Dari sana aku tahu kalau
Madyapadma punya banyak bidang tapi belum aku ketahui semuanya. Yang jelas aku
tertarik untuk menjadi jurnalis, meski belum ada pengalaman tapi setidaknya aku
mempunyai bayangan karena kakakku pernah mendapat ilmu jurnalistik dalam kuliah
ilmu komunikasinya. I choose you! Tanpa ragu aku memilih Madyapadma
Journalistic Park sebagai ekstrakurikulerku di TRISMA. “ekstra yang memiliki
peminat lebih dari 30 orang akan diadakan seleksi” kalimat di bawah form
pemilihan ekstra itu sukses membuatku cemas karena aku tahu yang memilih MP
cukup banyak sementara aku tidak punya pengalaman apapun. Apa aku bisa
bergabung dengan Madyapadma?
Yes!
Ternyata tidak dilakukan seleksi jadi sesuai harapanku, aku bisa bergabung
dengan Madyapadma. Disana pertama kali aku bertemu dan mengenal Kak Ananta, so
lucky to meet him! Setelah bergabung dengan MP, dilaksanakan serangkaian test
iq, kepribadian dan test untuk memilih jabatan. Aku ingin bergabung di bidang
redaksi, namun ternyata aku mendapat jabatan sebagai redaktur profil MP Online.
Tak apa, sama saja aku mau mencoba yang mana saja. Ternyata aku satu – satunya kelas
X yang masuk bidang online. Darisana aku mengenal kak Ima, yeay! Kak Ima sangat
banyak membantuku saat itu karena aku benar – benar belum mengetahui mengenai
berita khususnya profil. Hingga akhirnya Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD)
dilaksanakan. Sangaaattt banyak pengetahuan mengenai ilmu jurnalistik yang aku
dapat darisana. Hari terakhir pelatihan, kami dibagi menjadi beberapa kelompok.
Aku terpilih di kelompok satu bersama adnya, windari, panji, dan triadi si
cogan trisma. Sempat kebingungan menentukan nama kelompok kami, mulai dari
k3set, d3wata, 3sa, s3sat, gant3ng (cogan yang nyaranin semuanya) akhirnya, entah siapa yang menyarankan kami
memberi nama kelompok kami, SOCM3D.

Tim SOCM3D
Setelah
hampir 6 bulan bergabung bersama Madyapadma, aku diberi kabar bahwa akan
diadakan Ekspedisi dan tempat yang dipilih untuk ekspedisi adalah Teluk Benoa.
Aku memilih untuk ikut setelah mendapat izin dari orangtua. Setelah berbagai
persiapan, kita mendirikan tenda di Perkemahan Bumi Serangan. Sayangnya, hujan
turun dan kita terpaksa pindah ke balai. Semalaman kita bermain games dan
mendengar cerita dari Kak Yudha. Keesokan harinya, ekspedisi dimulai! Kita
dibagi menjadi dua kelompok untuk keliling ke beberapa tempat. Kelompokku pergi
ke beberapa titik, diantaranya hutan bakau samping jalan Nusa Dua, Pulau Pudut,
Tanjung Benoa dan satu pantai aku lupa namanya. Tim peneliti mengumpulkan air
laut mencari fitoplankton, tim fotografi memotret, dan tim redaksi mewawancarai
penduduk sekitar. Kejadian yang paling aku ingat adalah saat Kak Dwi terpleset
dan saat ada seorang lelaki yang memancing di tempat yang sudah jelas – jelas
ada tanda dilarang memancing. Malam harinya aku bersama vira dan krokot
mendapat tugas jaga malam setelah api unggun bersama kakak alumni MP 32.
Setelah jam jaga habis ternyata aku, vira dan krokot tidak dapat tempat untuk
tidur di balai sementara tenda masih basah karena hujan kemarin. Kak Ananta
mengajak kami tidur di samping api unggun dengan mantel dan plastik benang
tebal memayungi kami (Kak Ananta yang membuatnya). Karena plastik yang bening
kami jadi bisa tidur sambil melihat bintang. Aku, Vira, Kak Ananta dan Krokot
ditambah Kak Pung yang tidur dengan nyenyak di tenda jaga tepat di depan api
unggun. Sangat menyenangkan tidur di alam terbuka di bawah bintang bersama
teman yang sudah seperti keluarga.

Ini kami Tim Ekspedisi Teluk Benoa
Madyapadma!
Semester
kedua bersama Madyapadma! Semester ini adalah pekerjaan yang paling berat. Tiba
saatnya, persiapan Presslist 7!!! Aku dipilih sebagai ketua kesekretariatan
dalam panitia Presslist 7, tapi keesokan harinya aku dipanggil saat koordinator
bidang rapat bersama sc. Kak Raka dan Kak Yana menjelaskan ternyata aku diminta
untuk menggantikan posisi bendahara karena bendahara yang telah terpilih
sebelumnya mengundurkan diri. Sempat ragu, tapi aku memberanikan diri
memutuskan untuk menjadi bendahara Presslist 7. Hari itu semua orang sudah
mulai sibuk, sementara aku bahkan belum tahu apa yang harus aku lakukan. Tapi
hari – hari selanjutnya aku sudah mulai terbiasa, dan sangat terbiasa mendengar
“Cok t, mintak uang!”. Cukup bingung juga membuat pembukuan dan hal – hal
lainnya tapi ada Kak Ucik yang selalu membantuu luv Kak Ucik. Darisana aku jadi
semakin sering dan terbiasa pulang malam, terbiasa juga tidak mendapat hari
libur karena hari minggu aku bersama teman-teman pergi ke renon dan lumintang
untuk MP All Around sebagai salah satu cara kami menambah dana. Saat itu
semakin sibuk karena bertepatan dengan LKIR LIPI yang aku ikuti bersama Agus
sebagai rekan satu tim dan Lomba Kording Akademika bagi teman yang telah lolos
seleksi. Lelah dan pusing memang, tapi karena dijalani terus tak terasa
Presslist semakin dekat, banyak sekali yang perlu kita siapkan, sampai akhirnya
tiba saatnya! Akhirnya kerja keras selama ini sudah terbayar. Banyak sekali
kenangan yang aku ingat, seperti saat mengambil fotocopy proposal yang sangat
banyak dan berat bersama Mala, (tidak mungkin aku membiarkan Mala yang membawa
proposal sebanyak itu, ntar dia pingsan), lalu ‘ngecap’ proposal, bayar dp
plakat YSA bareng Kak Yogas & Kak Fitra, nyari sponsor panas-panasan bareng
May dan Oco, All Around yang kesiangan, nyetrika kain hitam, pasang baliho,
gladi sampai jam 11 malam, kejutan ‘Just The Way You Are’, mindahin batako, dan
masih banyak lainnya. Uyeahh semuanya sudah beres!

Seminggu
setelah Presslist, aku bersama beberapa anggota MP ikut membantu acara OPSSH di
sekolah selama dua hari (itu sampai malam juga). Setelah itu aku cukup jarang
pergi ke ruang MP karena sudah dekat ulangan akhir semester. Setelah sekian
lama, kita kembali pada kegiatan MP kita yaitu, PKSTD yang baru saja berakhir. Meski sempat sakit, PKSTD ini tetap
menyenangkan.
Satu
tahun bersama Madyapadma, menjadi satu tahun yang penuh makna. Suka dan duka
telah aku alami selama satu tahun bersama Madyapadma. Satu tahun berlalu bukan
berarti telah berakhir. Masih ada tahun – tahun berikutnya begitu juga kenangan
serta pengalaman yang akan aku ciptakan bersama teman – teman Madyapadma.
Bahkan setelah lulus dari SMA 3 Denpasar pun aku akan tetap menjadi bagian dari
Madyapadma. Semua pengalaman dan kenangan selama satu tahun ini adalah
pelajaran berharga yang akan selalu aku ingat di hati serta pikiranku dan
semuanya hanya bisa aku dapat dari Madyapadma…
1..2..3..! MP TRISMA!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar